Sabtu, 26 Juni 2010

Survei Tingkat PeDe Seorang Cewek~~

Awalnya tidak berniat membuat survei hanya untuk kaum hawa. Tapi sayang responden dari kaum adam kurang partisipasi, hiks hiks.

Hari Sabtu, 26 Juni 2010
Lagi - lagi inspirasi muncul setelah membaca sesuatu
Apa sih yang mempengaruhi kepercayaan diri seseorang? Terutama cewek? Penampilan adalah faktor utama yang mempengaruhi seorang cewek. Dalam kesempatan apapun, dimana pun, menjadi pertimbangan adalah penampilan. Iya juga sih, tidak mengherankan di sekolah teman - jjteman sebaya sibuk dengan perlengkapan kecantikannya. Cermin mulai dari ukuran sebesar koin (di ujung pensil mekanik) hingga ukuran sebesar buku tulis. Lotion, parfum yang selalu jadi bahan rebutan, sisir berbagai warna dan ukuran, bedak, lipgloss, hingga sabun wajah atau masker. Dan hal yang membuat seorang cewek tidak percaya diri justru bukan dari kepemilikan perlengkapan kosmetik yang memenuhi tas itu tapi memiliki teman yang dianggap lebih sempurna. Dari segi ketirusan wajah, tinggi tubuh, lingkar pinggang, warna kulit, rambut yang bercahaya, hidung mancung hingga kuku.


Dalam penglihatan saya, saat ini kebanyakn remaja di kota - kota besar menomorsatukan penampilan dibanding itikad baik untuk menuntut ilmu ke sekolah. Katalog Shoppi Martin sudah bukan barang baru lagi dalam genggaman, ditenteng kesana kemari di area sekolah. Kejadian lucu ketika kelas 1 SMA, seorang teman keranjingan berkaca (gejala narsisime yang cukup kuat) membuat ia tidak tahan jika sebuah saja cermin koleksinya retak atau pecah. Kalau perlu tiap hari ia membawa cermin baru. Rencana saya ingin mencari foto yang pas untuk teman ini. Sat search di Google dengan keyword cewek SMA justru muncul gamabr - gambar tidak senonoh. Mengejutkan.

Hahahahaha
Mau ke sekolah apa nyalon?
Lucu juga fakta ini. Peringkat kedua faktor pede buat seorang cewek adalah pergaulan. berteman dengan siapa, tempat nongkrongnya dimana, pulangnya jam berapa. Di kelas saya ada yang terang - terangan bercerita ia pulang pukul dua belas malam bersama temannya. Kenapa bangga? Ini memang jaman emansipasi bukan berarti kebablasan (saya tidak setuju anak di bawah tujuh belas tahun keluar selarut itu)

Peringkat ketiga tentu kepemilikan barang - barang yang menunjang eksistensi diri. Punya tas berapa, sepatu berapa, harganya, beli dimana, merk apa. Perilaku konsumtif dan shopaholic menjangkiti para cewek ini.

Peringkat berikutnya adalah siapa pacarmu, berapa jumlah pacarmu, seganteng apa pacarmu, seberapa kaya pacarmu dan apa kehebatan pacarmu. Ini sih jelas, bukan niat pacaran tapi niat pameran.


sumber: lifestyle.kompasiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar